Jumat, 06 Desember 2013

Penajaman Citra

Penjaman citra pada pengolahan citra dibutuhkan untuk perbaikan kualitas citra sebuah objek image. Perbaikan kualitas citra adalah proses mendapatkan citra yang lebih mudah diinterpretasikan oleh mata manusia. Perbaikan kualitas citra diperlukan karena seringkali citra yang digunakan mempunyai kualitas yang kurang baik, sehingga sulit untuk di proses lebih lanjut. 
 sedangkan citra adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinu menjadi gambar diskrit melalui proses sampling. Gambar analog dibagi menjadi N baris dan M kolom sehingga menjadi gambar diskrit. Persilangan antara baris dan kolom tertentu disebut dengan piksel. Contohnya adalah gambar/titik diskrit pada baris n dan kolom m disebut dengan piksel [n,m].

Penajaman Citra itu sendiri adalah Proses mengubah nilai piksel secara sistematis sehingga menghasilkan efek kenampakan citra yang lebih ekspresif sesuai dengan kebutuhan pengguna. Meliputi semua operasi yang menghasilkan citra baru dengan kenampakan visual dan karakteristik spektral yang berbeda. Tujuannnya memperjelas tepi objek pada citra.
Memperbaiki kualitas citra dapat menggunakan pengubahan kecerahan gambar atau biasa disebut Image Brightness. Kecerahan/kecemerlangan gambar dapat diperbaiki dengan menambahkan (atau mengurangkan) sebuah konstanta kepada (atau dari) setiap pixel di dalam citra. Akibat dari operasi ini, histogram citra mengalami pergeseran. Secara matematis operasi ini ditulis sebagai :
                                                     f (x, y)‟ = f (x, y) + b
Jika b positif, kecerahan gambar bertambah, sebaliknya jika b negatif kecerahan gambar berkurang.

 Algoritma :


  • Siapkan gambar yang akan diperbaiki kualitas citranya.
  • Mengubah warna dari RGB menjadi HSV.
  • Intensitas matriks ditambah value brightness yang telah ditentukan sendiri.
                                          f (x, y)‟ = f (x, y) + b

  • Merubah kembali mode warna dari HSV menjadi RBG.  

      Demo Program :




Saat program dijalankan. User diminta untuk memasukkan value brightness, yang nantinya value tersebut akan diproses terhadap citra yang kurang baik hinga menjadi lebih baik. Dalam contoh gambar diatas, penulis memasukkan nilai brightness sebesar 80.


Catatan: jarak histogram horizontal dari 0 – 255 itu tidak full 1 window diatas, melainkan kurang lebih setengahnya.Setelah dilakukan proses penambahan brightness, bentuk histogram menjadi lebih ke tengah. Karena intensitas matriks yang tadinya „x‟ menjadi „x+80‟, otomatis mempengaruhi bentuk histogramnya.



 



Jumat, 15 November 2013

Studi Kasus Di Bidang Jaringan Komputer (Part 1)

A.          Kasus Mutasi Kredit Fiktif Melalui Komputer Oleh Bank Office Computer BDN Cabang Jakarta Bintaro Jaya


Kasus yang berawal dari R. Saroso sudarmadji (terdakwa) sebagai Bank Office Computer pada BDN cabang Jakarta Bintaro Jaya, pada antara bulan agustus 1998 samapai dengan Januari 1989, di Bank tersebut dengan serangkaian perbuatan berturut-turut, dengan sarana komputer tipe L I merek Olivetti, meng-entry (membukukan) mutasi kredit atau setoran tanpa nota ke dalam rekeningnasabah.

Pasal 1 ayat 1 sub b Undang-undang No.3 tahun 1971 lengkapnya berbunyi : “Barangsiapa dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu Badan, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan, yang secara langsung atau tidak langsung dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian Negara”.

Perbuatan menguntungkan diri sendiri atau orang lain, dalam hal ini mendapatkan uang Bank Dagang Negara Jakarta Cabang Bintaro Jaya adalah menjadi tujuan si pelaku (terdakwa) dan untuk mencapai tujuan itu terdakwa harus dengan cara menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukannya sebagai bank office computer yaitu melakukan mutasi-mutasi tanpa nota (fiktif) terhadap rekening nasabah pada Bank Dagang Negara tersebut. Terdakwa dalam jangka waktu dari bulan Agustus 1988 sampai dengan Januari 1989 telah melakukan penarikan uang sebanyak 174 kali dengan Bilyet giro dan cek BDN Cabang Jakarta Bintaro Jaya yang seluruhnya berjumlah Rp. 1.525. 132.300,00,yaitu dengan meminjam rekening serta Bilyet giro dan cek nasabah atas nama Ny. Hartati dan M. Soleh Yahya. Di sini terbukti bahwa perbuatan Terdakwa tersebut menunjukan penyimpangan dari tugas yang dibebankan kepada Terdakwa, yang mana Terdakwa dalam melakukan hal-hal tersebut di atas harus sepengetahuan dan instruksi dari Supervisor melalui nota yang langsung dikeluarkan oleh atasan langsung dari Terdakwa, serta untuk melakukan perbuatan-perbuatan tersebut di atas Terdakwa menggunakan alat komputer yang dikuasainya.

Melalui kenyataan yang ada, maka sesuai keputusan hakim yang menangani kasus ini, menyatakan bahwa R.Saroso sudarmadji telah terbukti dengan sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang menggunakan komputer sebagai alat untuk memuluskan aksinya, kemudian menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama 5 (lima) tahun dan denda Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah) dengan ketentuan bahwa apabila denda itu tidak dibayar akan diganti dengan hukuman kurungan selama 6 (enam) bulan (Hamzah, 1996: 77-99).

B.     Kasus Pemalsuan/Pencurian Melalui Akses Komputer di Bank Danamon Pusat


Kasus pemalsuan / pencurian di Bank Danamon Pusat tahun 1998 yang melibatkan terdakwa BH secara bersama-sama dengan KH sehingga mengakibatkan kerugian Bank Danamon sebesar Rp.372.100.000. Adapun proses perbuatan tersebut diawali dengan membuka rekening di Bank Danamon Cabang Utama dengan alamat dan nama palsu,dan KH yang bekerja di ruang reknosihasi pada cabang tersebut membantunya.KH dengan cara diam-diam mempelajari bagaimana mengoperasikan komputer untuk melakukan akses. Setelah mengerti, KH menggunakan komputer di ruang kerjanya dan dengan menggunakan ID user dan password tertentu memindahkan uang dari rekening rupa-rupa uang muka kantor pusat. Dari sini kemudian dikreditkan ke rekening yang telah dibuka BH di Cabang Utama Bank Danamon. BH Dituntut jaksa melakukan tindak pidana pemalsuan Pasal 264(2)KUHPidana. Putusan Pengadilan Negeri Pusat No.68/Pid/ B/1991/ Pengadilan Negeri, tanggal 20 Agustus 1991 menjatuhkan pidana penjara kepada BH selama 18 (delapan belas) bulan, dikurangi masa tahanan dan biaya perkara Rp 2.500 (Soepraptomo, 2010).

Rabu, 30 Oktober 2013

Job Description & Milestone

Artikel yang berkaitan :

Minggu, 13 Oktober 2013

Fitur pada HTML5

Sejak kemunculannya pertama kali HTML sudah mulai banyak diminati para web design. Pengembangannya  dan versinya pun sudah banyak sekali. Hingga saat ini yang terkenal adalah versi HTML. Apa itu HTML5? dan Apa bedanya dengan HTML? sudah dibahas sebelumnya oleh teman saya. Silakan baca disini.

Kali ini saya akan membahas beberapa fitur-fitur yang ada di HTML5. Fitur-fitur tersebut adalah :

Canvas
Seperti pada lukisan, canvas pada HTML5 juga digunakan sebagai media gambar pada halaman web. Sebelumnya untuk mendesign sebuah web yang menarik kita perlu menambahkan plugin tersendiri, atau menggunakan flash atau juga aplet java. Dengan menambahkan canvas kita dapat langsung berimajinasi tentang gambaran web yang akan kita bangun.

Video dan Audio
Versi sebelumnya, untuk memutar audio atau video diharuskan menyisipkan flash. Pada HTML5 dengan menggunaka tag <audio> atau <video> kita dapat dengan mudah menambahkan file mulimedia pada halaman web kita. Format video akan bervariasi pada tiap browser yang digunakan.

Local Storage
Local storage memungkinkan untuk menyimpan data cache lebih besar dari pada browser biasanya sehingga memungkinkan juga dapat meningkatkan performa aplikasi.

Semantics
Pada HTML5 semantic menjadi sebuah fitur unggulan. Dimana elemen seperti div, nav dll sudah tidak digunakan lagi. Dengan menggunakan fitur ini web yang akan kita bangun akan lebih menarik serta dinamis. Akan ada beberapa tag khusus untuk navigasi, section, footer dan lainnya.

untuk melihat penjelan tentang HTML5 yang lain silakan kunjungi blog berikut :
Sejarah HTML5
Pengenalan HTML5
Elemen pada HTML5
Kekurangan dan Kelebihan HTML5



Referensi:


Selasa, 08 Oktober 2013

Microsoft Corporation

Siapa yang tidak mengenal Microsoft, sebuah perusahaan besar multinasional Amerika Serikat. Microsoft bergerak di bidang produk dan jasa, membuat, mengembangkan, memberi lisensi dan mendukung berbagai macam produk dan jasa yang berhubungan dengan komputer.  Sudah banyak sekali produk dan jasa keluaran Microsoft yang beredar dan terkenal di seluruh dunia. Salah satunya yang mendunia adalah Windows.

Perkembangan bisnis Microsoft yang melaju pesat mengakibatkan perusahan ini menghadapi tuduhan menjalani praktik bisnis monopolistik dan strategi anti-persaingan. Departemen Kehakiman AS dan Komisi Eropa menyatakan bahwa Microsoft Corporatian telah melanggar hukum antitrust. Microsoft telah mengurangi pengaruh dari keputusan ini pada pengoperasian perusahaan dan status keungannya.

Saat ini Microsost telah mendominasi pasar sistem operasi PC dan peragkat lunak perakantoran. Microsoft sendiri telah menjual berbagai macam produk perangkat lunak  yang mana dari produk tersebut dibeli dari pihak lain dan dimerek ulang untuk didistribusikan kembali dibawah naungan Microsoft. Salah satu contohnya adalah Microsoft Project, sebuah program manajemen projek yang dibeli oleh Connectix. Pembelian Skype Technologies sebesar $85 miliar menjadikan akuisisi termhal sepanjang sejarah Microsoft. Selain mmeproduksi perngkat lunak untuk desktop dan server, perusahaan ini juga aktif di bidang seperti pencarian  Internet (Bing), industri permainan video (konsol Xbox dan Xbox 360), pasar layanan digital (MSN), bahkan telepon genggam (Sistem Operasi Windows Phone) dan pasar vendor PC melalui peluncuran komputer tablet Microsoft Surface.

Perusahaan ini dijalankan oleh dewan direktur yang terdiri dari orang-orang luar perusahaan, sebagaimana perusahaan-perusahaan yang diperdagangkan publik. Anggota dewan direktur Microsoft pada bulan Juni 2010 adalah: Steve Ballmer, Dina Dublon, Bill Gates (chairman), Raymond Gilmartin, Reed Hastings, Maria Klawe, David Marquardt, Charles Noski, dan Helmut Panke. Anggota dewan dipilih setiap tahun dalam rapat umum pemegang saham tahunan dengan sistem suara mayoritas. Ada lima komite di dalam dewan yang bertanggung jawab atas urusan-urusan yang lebih spesifik. Komite-komite tersebut adalah Audit Committee, yang mengurus akuntansi, termasuk audit dan pelaporan; Compensation Committee, yang menyetujui kompensasi untuk CEO dan karyawan perusahaan lainnya; Finance Committee, yang menangani urusan keuangan seperti mengusulkan merger dan akuisisi; Governance and Nominating Committee, yang menangani berbagai urusan perusahaan, termasuk pencalonan anggota dewan; dan Antitrust Compliance Committee, yang berupaya mencegah perusahaan melanggar hukum antitrust.

Grafik sejarah lima tahun saham (NASDAQ:MSFT) pada 29 September 2009.
Ketika Microsoft membuka diri ke publik dan melakukan penawaran umum perdana pada tahun 1986, harga saham pembukanya adalah $21; setelah hari perdagangan, harga ditutup pada level $27,75. Pada bulan Juli 2010, dengan sembilan pembagian saham perusahaan, saham IPO apapun akan dikali 288; jika seseorang membeli IPO hari ini setelah dibagi dan faktor lainnya, harganya menjadi 9 sen. Harga saham Microsoft mencapai puncaknya pada tahun 1999 di level $119 ($60,928 jika disesuaikan dengan pembagian). Perusahaan ini mulai menawarkan dividen pada 16 Januari 2003, dimulai dari 8 sen per lembar untuk tahun fiskal, diikuti dengan dividen 16 sen per lembar pada tahun selanjutnya, berubah dari dividen per tahun ke per kuartal pada tahun 2005 dengan 8 sen per lembar per kuartal dan pembayaran sekali khusus sebesar 3 dolar per lembar untuk kuartal kedua tahun fiskal. Meski perusahaan ini mengalami peningkatan pembayaran dividen, harga saham Microsoft tetap stabil selama bertahun-tahun.

 Salah satu taktik bisnis Microsoft, yaitu "ikuti, perluas, dan hentikan," awalnya mengikuti standar atau produk yang bersaing, kemudian memperluasnya menjadi versi sendiri yang kemudian tidak kompatibel dengan standar yang ada, yang pada akhirnya menghentikan persaingan yang tidak sejalan dengan versi baru Microsoft. Berbagai perusahaan dan pemerintahan menuntut Microsoft atas taktik ini, sehingga memunculkan tuntutan hukum senilai miliaran dolar terhadap perusahaan ini. Microsoft mengklaim strategi awalnya tidak anti-persaingan, namun hanya berupa penerapan kebijakan mereka untuk mengimplementasikan fitur-fitur yang diyakini diinginkan pengguna.

 Pada tahun 2004, Microsoft mempekerjakan beberapa firma riset untuk melakukan studi independen yang membandingkan biaya kepemilikan total (TCO) Windows Server 2003 dengan Linux firma-firma tersebut menyimpulkan bahwa banyak perusahaan menganggap Windows lebih mudah digunakan ketimbang Linux, sehingga mereka yang memakai Windows dapat bekerja lebih cepat dan berujung pada pengeluaran perusahaan yang lebih rendah.Hal ini memunculkan banyak penelitian terkait; sebuah penelitian oleh Yankee Group menyimpulkan bahwa memperbarui versi Windows Server ke versi lainnya membutuhkan biaya lebih sedikit daripada biaya pengalihan dari Windows Server ke Linux, meski perusahaan-perusahaan yang disurvei mencatat peningkatan keamanan dan keandalan server Linux dan masalah tentang dipaksa memakai produk-produk Microsoft. Studi lain yang dirilis oleh Open Source Development Labs mengklaim bahwa studi Microsoft "kedaluwarsa dan berpihak" dan survei mereka menyimpulkan bahwa TCO Linux lebih rendah karena pengguna Linux mengurus lebih banyak server daripada pengguna Windows dan faktor lainnya.

Sebagai bagian dari kampanye "Get the Facts", Microsoft menekankan platform perdagangan .NET yang telah mereka kembangkan bekerja sama dengan [{Accenture]] untuk London Stock Exchange, dengan mengklaim bahwa Microsoft memiliki keandalan "five nines". Setelah mengalami pemadaman server dan dianggap tidak bisa diandalkan. LSE mengumumkan pada tahun 2009 bahwa mereka berencana berhenti memakai produk Microsoft dan pindah ke Linux pada tahun 2010.
 

Logo Microsoft diatas melambangkan "Dunia gerakan digital dan keragaman portofolio produk Microsoft". Saat ini Microsoft dijalankan oleh Steve Ballmer. Seiring perkembangan bisnis pendapatan yang diperoleh perusahaan ini mencapai  US$ 73,72 miliar dengan jumlah ekuitas US$ 66,36 miliar. Microsoft berpusat di Microsoft Redmond Campus, Redmond, Washington, Amerika Serika. Memiliki beberapa anak perusahan dan  daerah  di seluruh dunia, sehingga jumlah karyawan yang dimilikinya mencapai 94.000 karyawan diseluruh penjuru dunia. Tidak heran Microsoft Corporation menjadi salah satu perusahan terbesar di dunia.